• LAINYA

Isu perang dan perdamaian dalam hukum Islam merupakan  salah satu topik yang paling hangat di era modern, karena besarnya pengalaman, praktik, seruan dan tantangannya di dalam skala seluruh dunia Islam. Isu ini telah menjadi salah satu isu penting bagi banyak arus di dunia Islam, terlepas dari keragaman dan perbedaannya, dan sebagai hasilnya, berbagai bacaan tentang topik ini muncul dari berbagai sudut pandang.

Kesan dan citra “jihad” di era modern telah dipengaruhi oleh banyak hal; di satu sisi menjadi pendorong dan, di sisi lain, menjadi penekan. Beberapa praktik serta media global berperan aktif dalam memerankan dua hal ini. Sudah barang tentu, menyuguhkan gambaran brutal perang dalam Islam membuat dunia terheran-heran hingga curiga.

Semua hal ini mendorong dan terus berlanjut untuk memberikan pemahaman yang obyektif dan komprehensif intra-agama mengenai masalah sensitif dan menghasut ini. Oleh karena itu buku ini,  Fiqh Al-Harb wa Al-Silm fi Al-Syari’at Al-Islamiyyah (Fiqih Perang dan Damai dalam Syariat Islam)berusaha mengkaji persoalan-persoalan jihad baik asal usulnya maupun teori-teori utamanya, serta rincian dan faktanya, didasarkan pada kajian obyektif, imparsial, luas dan mendalam.

Buku ini menghimpun banyak hasil penting, sekaligus berbeda dari yang sudah ada, dalam mempelajari persoalan perang dan perdamaian serta hal-hal detailnya. Ini merupakan langkah lebih jauh mengalihkan duduk masalah ini dari ruang wacana provokatif  di satu sisi dan wacana distorsif di sisi lain – yang sudah bias politik – ke ruang riset akademis yang lebih mampu mendekonstruksi konsep dan menganalisis teks dan fakta.

Penulis buku menempatkan buku ini sebagai vase kedua dari proyeknya dalam mempelajari hubungan antaragama dan mazhab. Sementara bagian pertama dari proyek ini adalah Qawa’id Fiqh Al-‘Alaqah ma’a Al-Akhar Al-Dini; Qira’ah fi Dhaw’ Al-Nashsh Al-Islami wa Al-Masihi (Kaidah-kaidah Fiqih Hubungan dengan  Agama Lain; Sebuah Pendekaan dalam Terang Teks Islam dan Kristen).

Baca Juga :  Pemilik Alquran Tertua di Indonesia, Justru Bukan Orang Islam

Sedemikian kaya aspek, analisis dan uraian hingga membutuhkan 3 jilid buku, masing-masing jilid 1 dalam 524 halaman, jilid 2 dalam 602 halaman, dan jilid 3 dalam 708 halaman, diterbitkan oleh penerbit Dar Rawafid, Beirut, Lebanon, pada 2023. Ya, masih baru sekali, baru saja tahun lalu. Hanya pembaca akan segera cukup kecewa karen belum ada link yang bisa dimuat di sini untuk diunduh, mengingat versi PDF-nya masih belum tersedia.

Share Page

Close