• LAINYA

QURANIKA-TASFIR–Lebih dari sekedar teman, Alquran bagi ulama dan pejuang adalah pengisi hati, obat penenang jiwa, pembangkit semangat mencari dan menyebar kebaikan. Sebaliknya, tanpa Alquran, hidup jadi aneh dan asing. Dalam Hadis disebutkan, “Alquran adalah musim semi di hati.” Ingin hati kita cerah dan gairah, baca saja Alquran. Setiap kali ayat dibaca akan memberi kesan yang unik. Karena itu, para ulama seperti Imam Syafi’i amat terkesan dengan surah Al-‘Ashr, ada juga ulama yang terkesan dengan surah yang lain.

Bukan hanya surah, ayat pun demikian berbeda-beda kesan dan kedudukannya. Lalu, ayat apa saja yang tampak lebih adil di atas yang lain?

Dalam hadis, Nabi SAW menyebutkan ayat ke-90 dari surah Al-Nahl [16]:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Sesungguhnya Allah memerintahkan berlaku adil dan berbuat baik, memberi bantuan kepada kerabat, dan Dia melarang perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu mengambil pelajaran.”

Sejumlah mufasir seperti Imam Ibnu Katsir dan Imam Suyuthi membawakan hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Mardaweih dari Ibnu Umar tentang pengalaman ayathnya, Umar bin Khattab. Berikut redaksinya:

Suatu hari, Umar bin Khattab keluar menjumpai masyarakat. Kepada mereka, ia bertanya, “Adakah di antara kalian yang memberitahukan kepadaku ayat apa saja dalam Alquran yang paling agung, paling adil, paling menakutkan dan paling memberi harapan?”

Orang-orang diam; tidak ada yang yang menjawab. Di antara mereka, ada Abdullah bin Mas’ud. Ia berkata kepada Umar:

“Kali ini engkau yang jatuh di hadapan orang yang tahu! Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda:

Baca Juga :  QS. al-Hajj [22]: ayat 38, Konfrontasi antara Mukmin, Pengkhianat dan Kafir

“Ayat paling agung dalam Alquran adalah “Allah, tidak ada tuhan kecuali Dia Yang Mahahidup dan Maha Pengurus ….“, sampai akhir ayat (QS. Al-Baqarah [2]: 255);

“Ayat yang paling adil dalam Alquran adalah, “Sesungguhnya Allah memerintahkan berbuat adil dan berbuat baik“, sampai akhir ayat (QS. Al-Nahl [16]: 90);

“Ayat yang paling menakutkan dalam Alquran adalah “Maka, barangsiapa berbuat suatu kebaikan sekecil biji atom pasti akan melihatnya, dan barangsiapa yang berbuat keburukan sekecil biji atom pasti akan melihatnya” (QS. Zalzalah [99]: 7-8);

“Dan ayat yang paling memberi harapan adalah “Katakanlah [hai Muhammad}, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri sendiri! Janganlah berputus asa dari rahmat Allah” (QS. Al-Zumar [39]: 53).

 

Referensi:

  • Ibnu Katsir, Tafsir AL-Qur’an Al-‘Adzim, jld. 1, hlm. 674.
  • Jalaluddin Al-Suyuthi, Al-Durr Al-Mantsur, jld. 3, hlm. 171.

Share Page

Close